Archive for February, 2007

Semiotika Berita

Tuesday, February 6th, 2007

Selasa 6feb07, 06:35wib

“Adam Air ditemukan”, ya….ini mungkin yang kita baca atau kita lihat disebagian siaran berita televisi nasional beberapa waktu yang lalu. Tapi…ternyata apakah benar berita itu?wah…ternyata jauh dari dugaan yang ditemukan bukan pesawat adam air tetapi “serpihan pesawat adam air”, itupun hanya sebagian kecil atau mungkin tidak lebih dari lima persen dari keseluruhan badan pesawat. Berita ini sempat membuat keluarga korban menjadi sedikit senang, namun setelah kenyataan terungkap keluarga korban bersedih kembali. Dan…siapa yang disalahkan dalam hal ini?ya…lagi2x pemerintah! Padahal siapa yang menyebarkan berita “adam air ditemukan”, jawabannya tidak lain adalah media massa. Atau mungkin kasus lain, kita masih ingat ketika beberapa bulan yang lalu jogja dilanda gempa. Hampir seluruh televisi nasional menyiarkan tentang “jogja berduka”. Yang ditayangkan adalah bangunan-bangunan yang hancur, korban-korban yang terluka, juga dengan seluruh kesedihan-kesedihan rakyat jogja. Tentu tayangan ini sontak membuat para orangtua yang anak-anaknya kuliah dijogja menjadi sangat panik. Media massa tidak menayangkan sisi lain dari jogja, dimana masih banyak gedung-gedung berdiri, masyarakat yang selamat, serta kehidupan yang normal seperti biasa. Disini kita lihat betapa dahsyatnya peranan media massa dalam mempengaruhi pola pikir masyarakat. Media massa sering kali membuat berita yang biasa menjadi sangat luar biasa, dan inilah yang disebut oleh sebagian orang dengan semiotika berita (seni dalam menyampaikan berita). Hal ini tentu boleh-boleh saja kalau sesuai dengan kapasitas berita yang akan disampaikan. Tapi….kenyataannya media massa sering kali mendramatisir, baik mengurangi ataupun menambahi berita yang akan disampaikan. Tentu…kita selaku “customer” berita harus ekstra hati-hati memfilter berita yang disampaikan oleh media massa, supaya kita tidak terjebak oleh berita yang tidak sesuai kenyataannya.